13 Lubang Peluru di Pesawat Korowai Batu, Satgas Operasi Damai Cartenz Perkuat Pengamanan

Berita, TNI/POLRI448 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Perkembangan investigasi kasus penyerangan di Bandara Korowai-Batu mengungkap temuan mengejutkan. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz menyatakan badan pesawat yang diserang mengalami 13 lubang bekas proyektil. Aparat kini memperketat pengamanan di wilayah tersebut.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T, dalam keterangan pers Jumat (13/2/2026), menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan adanya bekas tembakan di badan pesawat saat berada di area Bandara Korowai-Batu.

Menurut Yusuf, insiden terjadi saat pesawat mendarat dari Tanah Merah dan hendak parkir di apron sebelum melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo.

“Saat penumpang baru akan naik ke pesawat tujuan Dekai, terjadi penyerangan oleh sekitar 20 orang menggunakan senjata api dan senjata tajam,” ujarnya.

Penumpang panik dan kembali turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri. Dua awak pesawat, yakni pilot dan co-pilot, dikejar hingga ke dekat runway dan ditembak oleh kelompok bersenjata.

Saat ini, sebanyak 29 personel Satgas Operasi Damai Cartenz dikerahkan untuk mengamankan bandara perintis tersebut. Pengamanan dilakukan secara tentatif, sambil menunggu hasil penyisiran dan proses penyidikan lanjutan.

“Bandara ini memang bandara terpencil dan sebelumnya tidak dijaga ketat. Saat ini kami juga menjaga aset pesawat sambil menunggu pihak maskapai dan teknisi datang untuk perbaikan,” jelas Yusuf.

Aparat memastikan jika situasi telah dinyatakan kondusif dan tidak ditemukan lagi kelompok kriminal bersenjata di sekitar lokasi, pengamanan akan diserahkan kepada petugas tetap yang ditunjuk.

Akibat eskalasi keamanan, sebanyak 39 warga termasuk pedagang, pekerja, dan PNS telah mengungsi ke Mapi, Senggo, hingga Sentani, Jayapura. Jalur darat belum dapat ditembus sehingga distribusi logistik hanya bisa melalui udara.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama aparat keamanan tengah menyiapkan distribusi bahan pokok dari Tanah Merah untuk mencegah krisis logistik di distrik tersebut.

Selain insiden di Korowai, situasi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, dikabarkan dalam status pengamanan penuh oleh aparat. Sementara itu, di Kabupaten Puncak Jaya dilaporkan terjadi peristiwa terpisah yang melibatkan kelompok berbeda.

Seorang korban bernama Ahmad Gunawan (34), asal Maros, dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di bagian leher kiri tembus rahang kanan. Korban telah diberangkatkan ke kampung halamannya.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat, khususnya di Tanah Merah dan Kabupaten Boven Digoel, untuk tetap menjaga situasi damai dan tidak terprovokasi.

“Kami mengajak seluruh warga menjaga perdamaian di Tanah Papua agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tegas Yusuf.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *