Dandim 1711/Boven Digoel Resmi Tutup Perjusami KKRI, Tekankan Pembentukan Karakter dan Jiwa Bela Negara

Berita, TNI/POLRI168 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Komandan Kodim (Dandim) 1711/Boven Digoel, Letkol Inf Andry Christian, secara resmi menutup kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang berlangsung selama tiga hari di Kabupaten Boven Digoel. Penutupan digelar melalui upacara khidmat yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh pendidikan, dan para pembina.


Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari panitia, pembina, hingga peserta.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat mengikuti penutupan kegiatan Perjusami ini dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Perjusami tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan keterampilan lapangan, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam membentuk karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta memperkuat jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, anggota KKRI harus menjadi generasi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki semangat bela negara yang tinggi.

“Di era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini, tantangan generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, anggota KKRI harus mampu menjadi teladan, baik dalam sikap, etika, maupun dalam memanfaatkan teknologi secara positif,” tegasnya.

Dandim juga mengingatkan agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Kalian adalah duta bela negara. Tunjukkan bahwa semangat disiplin dan kebangsaan mampu membawa perubahan positif di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk menjaga kehormatan organisasi serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Kegiatan Perjusami KKRI di Boven Digoel diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah dan diisi dengan beragam materi, seperti pelatihan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pembinaan karakter.


Kegiatan ditutup dengan upacara resmi yang berlangsung tertib dan penuh makna, menjadi simbol berakhirnya rangkaian pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalis.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *