Suku Nayak Sanoba Dukung PSN, Dorong Pertanian dan Peternakan Warga

Berita, Daerah81 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Nabire – Masyarakat adat Suku Nayak asal Wamena yang bermukim di Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) dan berbagai program pemerintah yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan deklarasi yang berlangsung di Aula Kantor Kampung Sanoba, Minggu (31/5/2026). Kegiatan itu dihadiri puluhan warga dan dipimpin langsung oleh Kepala Suku Nayak, Piter Hubi, yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat adat dalam mendukung pembangunan nasional.

Menurut Piter Hubi, program-program pemerintah tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat kampung.

“Melalui program-program pemerintah, masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan memperkuat perekonomian keluarga. Karena itu, masyarakat harus ikut terlibat dan memanfaatkan peluang yang tersedia,” ujarnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian warga dalam kegiatan tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di Nabire. Menurut Piter, program tersebut tidak hanya bermanfaat dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal.

Ia menjelaskan, meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk dapur MBG dapat menjadi peluang bagi petani lokal untuk memasok berbagai komoditas pertanian seperti sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, dan hasil kebun lainnya.

“Kalau masyarakat mampu meningkatkan produksi pertanian, hasil kebun dapat diserap untuk kebutuhan dapur MBG. Ini tentu menjadi peluang ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Selain sektor pertanian, Piter juga mengajak masyarakat memanfaatkan peluang di bidang peternakan. Ia menilai sisa makanan yang masih layak dari program MBG dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, khususnya babi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus budaya bagi masyarakat Papua.

Menurutnya, pemanfaatan tersebut dapat membantu peternak mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas usaha ternak yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sekolah, tetapi juga dapat menggerakkan sektor pertanian dan peternakan masyarakat,” tambahnya.

Dalam sesi dialog, warga Suku Nayak menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah di Kabupaten Nabire. Mereka menilai sejumlah program tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga, pemenuhan kebutuhan pangan, serta pengembangan usaha pertanian dan peternakan.

Warga juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah melalui berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan, termasuk bantuan bahan kebutuhan pokok yang dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Deklarasi dukungan yang disampaikan masyarakat Kampung Sanoba menjadi wujud komitmen masyarakat adat untuk ikut menyukseskan agenda pembangunan nasional di Papua Tengah. Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pelaksanaan Program Strategis Nasional diharapkan berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *