Polres Boven Digoel Waspadai Kebakaran di Cuaca Panas

Berita, TNI/POLRI67 Dilihat
Advertisements

KABARDIGOEL, BOVEN DIGOEL, 5 Oktober 2026 – Polres Boven Digoel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di sejumlah wilayah menyusul kondisi cuaca panas yang melanda Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Kasat Binmas Polres Boven Digoel, AKP Husain Abd. Rahim, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, serta masyarakat untuk mencegah dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Menurut Husain, jajaran Kodim 1711/Boven Digoel saat ini memiliki dua armada pemadam kebakaran yang dapat digunakan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah yang dapat dijangkau.

“Kami selalu berkomunikasi dengan pihak Kodim untuk sama-sama bekerja sama memadamkan api apabila bisa terjangkau,” ujar AKP Husain, Senin (5/10/2026).

Husain menjelaskan, salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran di Boven Digoel adalah kondisi geografis. Sejumlah titik kebakaran berada jauh dari jalan umum dan berada di kawasan berbukit sehingga menyulitkan petugas menjangkau lokasi.

“Kendala terbesar kita saat ini apabila area yang terbakar itu jauh dari jalan umum dan berbukit-bukit,” katanya.

Selain faktor geografis, kondisi cuaca panas juga menjadi perhatian karena dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama apabila masyarakat melakukan aktivitas pembakaran yang tidak terkendali.

Polres Boven Digoel berharap kondisi cuaca panas segera berlalu sehingga risiko kebakaran di wilayah tersebut dapat diminimalkan.

Sebagai langkah pencegahan, Satuan Binmas Polres Boven Digoel bersama jajaran di lapangan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial. Masyarakat diimbau tidak membakar sampah atau melakukan aktivitas pembakaran di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial, agar tidak membakar sampah atau melakukan pembakaran di tempat-tempat yang dapat berdampak dan menyebabkan terjadinya kebakaran,” jelas Husain.

Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan jajaran TNI juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.

Husain menegaskan, pencegahan dan penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting agar potensi kebakaran dapat dicegah serta ditangani lebih cepat.

“Kami dari Polres Boven Digoel tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak Kodim. Apabila terjadi kebakaran, kami selalu berkomunikasi untuk bersama-sama melakukan penanganan,” pungkasnya.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *