Santunan 34 Anak Yatim di Boven Digoel, Donasi Capai Rp51,7 Juta

Berita119 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Sebanyak 34 anak yatim dan piatu menerima santunan dalam kegiatan Santunan Anak Yatim Tahun ke-12 yang digelar di Masjid Darul Hidayah Titik Nol Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat Muslim di Boven Digoel tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, Majelis Ta’lim se-Kota Tanah Merah, serta masyarakat.

Ketua Panitia, Muh. Aziz Husain R., SH, mengatakan donasi yang berhasil dihimpun dari para dermawan, baik melalui penyerahan langsung maupun rekening BRI Peduli Anak Yatim, mencapai Rp51.700.000. Seluruh dana tersebut disalurkan kepada 34 anak yatim/piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan pada bulan Muharam.

“Alhamdulillah, amanah dari para donatur berhasil kami salurkan kepada 34 anak yatim dan piatu. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Aziz juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Selatan, Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., IPM, yang beberapa saat sebelum pelaksanaan kegiatan berkunjung ke Masjid Darul Hidayah dan menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pembangunan masjid. Selain itu, gubernur juga memberikan paket sembako bagi anak-anak yatim sebelum melanjutkan agenda kunjungan ke daerah lain.

Dalam tausiyahnya, Habib Miftah Fuat Al Hamid mengingatkan pentingnya memuliakan anak yatim sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam. Ia mengutip makna Surah Al-Ma’un yang menjelaskan bahwa orang yang mendustakan agama adalah mereka yang menghardik anak yatim dan tidak peduli terhadap kaum miskin.

Menurutnya, setiap rezeki yang diperoleh seseorang memiliki hak bagi mereka yang membutuhkan, termasuk anak yatim yang sering kali tidak meminta bantuan.

“Di setiap harta yang Allah titipkan terdapat hak orang yang meminta dan orang yang tidak meminta. Anak yatim sering tidak meminta, sehingga menjadi kewajiban kita untuk memperhatikannya. Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi mereka yang bersedekah dengan ikhlas,” tutur Habib Miftah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh kakak beradik kembar Sulvan Siam Syahreza dan Zulvin Siam Syahrizi. Suasana semakin semarak dengan penampilan Grup Hadrah Rijalul Ansor di bawah pimpinan Ustadz Syarif Muslihuddin.

Pelaksanaan santunan anak yatim yang telah memasuki tahun ke-12 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu di Kabupaten Boven Digoel.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *