Sekda Boven Digoel Warning OPD: Telat Dokumen, Pembangunan Bisa Terganggu

Berita236 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boven Digoel, Fabianus Sabi Sinfahagi, menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyelesaikan dokumen perencanaan tepat waktu. Ia memperingatkan bahwa keterlambatan satu OPD dapat berdampak pada keseluruhan kualitas pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakor Tekrenbang) Tahun 2026, Selasa (31/3/2026).

Fabianus menegaskan bahwa dokumen perencanaan merupakan fondasi utama dalam penyusunan program, penganggaran, hingga integrasi dengan sistem nasional melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Perencanaan yang tidak tepat waktu akan berimplikasi langsung pada kualitas kebijakan pembangunan. Karena itu, setiap OPD harus memiliki komitmen yang sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan dalam perencanaan tidak hanya soal waktu, tetapi juga kualitas data dan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, perencanaan yang baik harus berbasis data yang valid, sinkron, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Fabianus mendorong peningkatan koordinasi antar OPD guna menghindari tumpang tindih program serta memastikan arah pembangunan daerah berjalan selaras dan efektif.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi digitalisasi melalui SIPD sebagai instrumen untuk menciptakan sistem perencanaan yang transparan, terukur, dan akuntabel.

“Digitalisasi bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen penting agar perencanaan berjalan efektif dan terintegrasi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap melalui Rakor Tekrenbang 2026, seluruh perangkat daerah mampu memahami arah kebijakan pembangunan secara menyeluruh, sehingga program yang disusun benar-benar tepat sasaran.

Sekda menutup dengan penegasan bahwa disiplin dalam penyusunan dokumen bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi indikator keseriusan OPD dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita tidak hanya berbicara soal dokumen, tetapi masa depan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *